Dorong Peningkatan SDM Pendamping Lapangan, BRMP Kalteng dan Gawi Bapakat Kolaborasi
SERUYAN – Lambatnya peningkatan populasi sapi potong di Kabupaten Seruyan mendorong Gawi Bapakat untuk mengambil langkah nyata melalui penguatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) pendamping lapangan. Bekerja sama dengan BRMP Kalimantan Tengah, Gawi Bapakat menyelenggarakan pelatihan peningkatan kapasitas bagi penyuluh dan fasilitator desa guna mendukung pengembangan sapi potong secara berkelanjutan.
Pelatihan ini berlangsung selama dua hari, pada 21–22 Agustus 2025, bertempat di Sekolah Lapang Petani Gawi Bapakat, Desa Bangkal, Kecamatan Seruyan. Kegiatan ini diikuti oleh penyuluh dan fasilitator desa dari Kecamatan Hanau, Seluluk, Sembuluh, dan Seruyan Raya.
Ketua Tim Kerja Layanan dan Penerapan Modernisasi Pertanian BRMP Kalteng, Adrial, hadir sebagai narasumber utama dengan membawakan materi bertajuk "Strategi Pendampingan Peternak Sapi Potong di Lapangan". Dalam suasana pelatihan yang santai namun produktif, peserta dan narasumber berdiskusi aktif mengenai potensi, tantangan, serta strategi pengembangan sapi potong di wilayah Seruyan.
Adrial menekankan pentingnya strategi pengembangan yang komprehensif, termasuk perbaikan manajemen budidaya berbasis tujuan, pengelolaan kandang dan pakan sesuai kondisi lingkungan setempat, peningkatan layanan kesehatan hewan, hingga penerapan simulasi pemeriksaan fisik sapi potong di lapangan. Tak hanya itu, peserta juga dibekali keterampilan praktis berupa pembuatan mineral blok herba spesifik lokasi, yang berguna untuk meningkatkan kesehatan dan produktivitas ternak.
Hasil diskusi dan kegiatan praktik menunjukkan bahwa keterbatasan jumlah dan kapasitas SDM pendamping lapangan masih menjadi tantangan utama dalam pengembangan sapi potong di Seruyan. Oleh karena itu, kegiatan pelatihan seperti ini dinilai sangat penting dan perlu dilaksanakan secara berkala sebagai bagian dari strategi pembangunan peternakan berbasis pemberdayaan masyarakat desa.